Banyak Diincar, Ini 7 Sekolah Kedinasan Non Militer yang Ikatan Dinas

Banyak sekolah kedinasan yang menerapkan pendidikan militer yang cukup memberatkan mahasiswanya. Ini 7 rekomendasi sekolah kedinasan non militer.

Ditulis Oleh Nofa

On May 6, 2024
"

Baca

Sekolah Kedinasan Non Militer – Sekolah kedinasan menjadi perguruan tinggi yang banyak diincar lulusan SMA/SMK sederajat karena prospek kerjanya yang sangat menjanjikan. Namun banyak juga yang keberatan karena proses pendidikannya menggunakan pendidikan militer untuk membentuk kedisiplinan dan kepemimpinan taruna/praja/mahasiswanya. Tapi perlu diketahui, tidak semua sekolah kedinasan menerapkan pendidikan militer, lho! Apa saja ya?

7 Rekomendasi Sekolah Kedinasan Non Militer

Pendidikan militer selalu mengutamakan kondisi fisik yang prima dan tahan banting, yang membuat tarunanya harus menjalani latihan fisik setiap hari. Hal ini tentu sangat tidak cocok bagi calon peserta yang memiliki kondisi fisik dan mental yang ‘lemah’. Tapi jangan khawatir, sekolah kedinasan non militer ini bisa jadi referensi untuk kamu:

1.    PKN STAN

Politeknik Keuangan Negara STAN dari awal seleksi penerimaannya tidak menerapkan tes fisik. Calon peserta hanya akan melakukan tes kesehatan untuk mengecek apakah terbebas dari narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Baca juga: Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024 Dibuka? Ini Jadwal dan Instansinya

2.    Polstat STIS

Politeknik Statistika STIS juga menjadi sekolah kedinasan non militer yang banyak peminatnya. Perguruan tinggi kedinasan ini berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, dan sebagian besar lulusannya nanti akan direkrut langsung untuk bekerja di BPS.

3.    Politeknik Perkeretaapian Indonesia

Lembaga pendidikan kedinasan ini adalah PTK di bawah naungan Kementerian Perhubungan, yang berfokus pada pendidikan di bidang perkeretaapian. PPI ini terletak di Madiun, tepatnya di Jl Tirta Raya, Pojok, Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kab. Madiun, Jawa Timur.

Meskipun berada di bawah tanggung jawab Departemen Perhubungan, PPI Madiun adalah PTK non militer dan membebaskan biaya pendidikan tarunanya. Terdapat 4 program studi di bidang perkeretaapian, yakni:

  • D3 teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian
  • D3 Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D3 teknologi Mekanika Perkeretaapian

4.    Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

STMKG merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan BMKG, yang tugasnya adalah melakukan pengamatan, pengelolaan data, prakiraan, riset, kerjasama, kalibrasi, dan pelayanan meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika.

Tidak menerapkan pendidikan militer, taruna STMKG tetap akan diberlakukan syarat pada saat seleksi masuk, meliputi buta warna, toleransi minus dan silindris yakni maksimal minus (-) 4 D dan silindris maksimal (-) 2 D. namun setelah diterima, taruna wajib melakukan lasik dengan biaya sendiri.

5.    Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)

Selanjutnya ada sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, yakni Poltekip yang merupakan PTK di bidang ilmu pemasyarakatan. Meskipun pendidikannya non militer, namun Poltekip tetap menerapkan syarat fisik dan tes kesamaptaan.

Tinggi badan minimal untuk laki-laki 170 cm, dan perempuan 160 cm, serta berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas Narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli dan tidak bisu, tidak buta warna, dan tidak pernah mengalami patah tulang.

6.    Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP)

Lalu ada sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan lagi, yang merupakan sekolah kedinasan matra udara. Saat ini ATKP sudah tersedia di 3 lokasi, yakni di Surabaya, Makassar dan Medan. Ketiganya akan memberikan pendidikan bagi para taruna/taruninya untuk menjadi seorang yang kompeten dalam teknik dan keselamatan penerbangan.

7.    Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)

STTD yang terletak di Bekasi ini juga masih dalam naungan Kementerian Perhubungan. Untuk syarat fisiknya, calon peserta memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki, dan 155 cm untuk perempuan. Berbadan sehat, tidak buta warna, bebas HIV-AIDS dan bebas narkoba.

Demikianlah sekolah kedinasan non militer yang bisa jadi opsi pilihan kamu. Pastinya sekolah kedinasan tadi menerapkan program bebas biaya pendidikan dan ikatan dinas. Jadi kira-kira kamu tertarik masuk yang mana?


Indonesia College menyediakan layanan bimbingan belajar untuk kamu yang ingin lolos seleksi Kedinasan. Tersedia bimbingan belajar khusus kedinasan seperti: IPDNPOLTEKIMPOLTEKIPPKN STANSTIN,  POLSTAT STISSTMKGPOLTEK SSN, serta AKPOL & AKMIL.

Dapatkan informasi terkini kuliah kedinasan di blog bimbel-kedinasan.com. Cek juga laman lainnya milik kami di indonesiacollege.co.idindonesia-college.com dan bimbelkedokteran.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *