Posted in

Mengenal 3 Jurusan di Poltek Nuklir Indonesia, Lulus Kerja di BRIN?

Gedung BRIN, instansi yang menaungi Poltek Nuklir Indonesia

Perubahan iklim yang semakin memprihatinkan membuat energi baru terbarukan (EBT) seperti energi nuklir semakin dibutuhkan. Komitmen pemerintah Indonesia untuk mengejar target net zero emission (NZE) pada 2060 juga membuat energi nuklir menjadi bagian dari bauran energi nasional sampai 2060. Pengembangan dan penelitian energi tersebut membutuhkan talenta dengan kompetensi di bidang nuklir, misalnya lulusan Poltek Nuklir Indonesia.

Politeknik Teknologi Nuklir (Poltek Nuklir) Indonesia sendiri merupakan sekolah kedinasan di bawah BATAN yang kini melebur ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kampus yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini menawarkan pendidikan vokasi di bidang nuklir. Terdapat 3 jurusan yang ditawarkan, yaitu Teknokimia Nuklir, Elektronika Instrumentasi, dan Elektronika Mekanika.

Mengingat Poltek Nuklir berada di bawah BRIN, sebagian orang mungkin bertanya-tanya apakah lulusan kampus ini bisa langsung bekerja di BRIN setelah lulus. Nah, temukan jawabannya beserta penjelasan tentang 3 jurusan di Poltek Nuklir Indonesia di bawah ini!

3 Jurusan di Poltek Nuklir Indonesia

 

Mahasiswa Poltek Nuklir Indonesia
Mahasiswa Poltek Nuklir Indonesia. (Foto: BRIN)

1. Teknokimia Nuklir (TKN)

Prodi D4 Teknokimia Nuklir berfokus pada bidang kimia dan kaitannya dengan teknologi rekayasa proses nuklir, seperti bidang kimia nuklir, analisis radiokimia, dan teknologi pemrosesan material nuklir. Melalui jurusan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi ahli kimia di bidang analis kimia, proses kimia, dan pengolahan lingkungan dengan prinsip-prinsip keselamatan nuklir. Adapun relevansi bidang kerja prodi ini mencakup proses bahan nuklir, teknologi radioisotop dan radiofarmaka, serta industri berbasis iptek nuklir.

Pembelajaran di prodi ini sudah terjamin melalui akreditasi Baik Sekali. Beberapa mata kuliah yang ada di prodi ini antara lain K3L, Termodinamika, Instrumentasi Analisis Kimia, Radiokimia & Kimia Radiasi, Instrumentasi & Spektroskopi Nuklir, Pengelolaan Limbah Radioaktif, dan masih banyak lagi. Selain itu, mahasiswa juga bisa memilih mata kuliah di 2 peminatan, yaitu peminatan Teknologi Proses Bahan Nuklir dan Teknologi Produksi Radioisotop & Radiofarmaka. 

2. Elektronika Instrumentasi (ELINS)

Prodi D4 Elektronika Instrumentasi (ELINS) bertujuan untuk mencetak talenta unggul di bidang elektronika dan instrumentasi fasilitas nuklir, serta keselamatan dan keamanan radiasi. Pembelajaran di prodi ini berfokus pada sistem elektronika, sensor, instrumentasi nuklir, dan perangkat kendali berbasis teknologi modern. Setelah lulus, alumni ELINS bisa bekerja di seluruh kegiatan pemanfaatan radiasi nuklir, baik di industri maupun dunia medis.

Pembelajaran di prodi ini telah terakreditasi Baik Sekali. Mahasiswa nantinya akan mendapatkan mata kuliah seperti Elektronika Analog; Elektronika Digital; Fisika Nuklir; Keselamatan, Keamanan, dan Garda-Aman Nuklir; Sistem dan Pemeliharaan Elektronika Nuklir, dan lain-lain. Selain itu, terdapat pula mata kuliah dalam kelompok peminatan Teknologi Instrumentasi Medik Nuklir dan Teknologi Akselerator dan Radiasi.

3. Elektronika Mekanika (ELMEK)

Prodi D4 Elektronika Mekanika berfokus pada teknologi elektromekanik, sistem mekanika presisi, dan pemeliharaan peralatan nuklir industri. Mahasiswa prodi ini akan mempelajari konsep pemrograman, proses pengolahan citra, komputasi sistem fisis, kecerdasan buatan, sistem kontrol, dan proses rekayasa di bidang teknologi nuklir.

Pembelajaran di prodi ini sudah terakreditasi Baik Sekali dengan kurikulum yang mengacu pada standar nasional KKNi, NSPE, ABET, serta kebutuhan industri terkait. Di jurusan ini, mahasiswa akan bertemu dengan mata kuliah Elektronika Daya, Teknik Tenaga Listrik, Fisika Reaktor, Pengolahan Citra Digital, dan masih banyak lagi. Selain itu, mahasiswa juga bisa memilih mata kuliah pilihan yang mendukung proyek dan tugas akhir, yaitu mata kuliah Workshop Teknik Pengelasan dan Workshop Manufaktur.

Baca juga: Berapa Skor Minimal Lolos Seleksi Kompetensi Dasar Sekolah Kedinasan 2026?

Peluang Kerja Lulusan Poltek Nuklir Indonesia

Hingga saat ini, Indonesia memang belum memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Namun, Indonesia memiliki potensi pengembangan energi nuklir hingga kapasitas 70 Giga Watt (GW), sebagaimana tercantum dalam dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034. Pemerintah juga terus melakukan berbagai penelitian untuk mendukung perencanaan pembangunan PLTN, misalnya melalui survei tapak di berbagai wilayah yang dilakukan oleh BRIN.

Dengan kebutuhan akan penelitian dan pengembangan teknologi nuklir tersebut, lulusan Poltek Nuklir Indonesia memiliki prospek kerja yang menjanjikan di bidang ini, termasuk di BRIN. Sebagai sekolah kedinasan di bawah BRIN, BATAN/BRIN pun membuka formasi untuk lulusan STTN/Poltek Nuklir sesuai kebutuhan BRIN. Namun, tidak ada ikatan dinas bagi kampus ini, yang berarti lulusan Poltek Nuklir tidak otomatis menjadi ASN BRIN.

Selain berkarier di BRIN, lulusan Poltek Nuklir bisa bekerja di berbagai bidang karena pemanfaatan teknologi nuklir sebenarnya sangat luas, tidak terbatas pada pengembangan PLTN saja. PET scan yang memanfaatkan radiotracer, misalnya, digunakan untuk pencitraan anggota tubuh di dunia kedokteran. Industri atau manufaktur juga membutuhkan teknologi nuklir, misalnya penggunaan radiasi beta di industri kertas. Data dari laman Poltek Nuklir pun menunjukkan bahwa 53% lulusan kampus ini bekerja di dunia industri. Hal ini menunjukkan luasnya peluang kerja bagi lulusan Poltek Nuklir.

Beberapa peluang karier untuk lulusan Poltek Nuklir Indonesia antara lain sebagai berikut.

  • Perekayasa Proses (TKN)
  • Ahli Keselamatan dan Proteksi Radiasi (TKN)
  • Ahli Rekayasa Sistem Instrumentasi & Kendali (ELINS)
  • Pengembang Teknologi Nuklir
  • Ahli Keselamatan & Proteksi Radiasi 
  • Ahli Perawatan Elektro Mekanika (ELMEK)
  • Ahli Rekayasa Elektro Mekanika (ELMEK)
  • Praktisi Elektro Mekanika (ELMEK)
  • Pengelola/Pengawas Proyek
  • Project Engineer (ELINS)
  • Failure Analysis Engineer
  • Entrepreneur

Baca juga: Apa Itu SKD Kedinasan? Ini 3 Jenis Tes dan Contoh Soalnya

Seleksi Poltek Nuklir Indonesia

Tertarik berkuliah di Poltek Nuklir Indonesia? Kamu bisa mengikuti pendaftaran melalui jalur Prestasi dan Ujian Tulis yang terbagi menjadi beberapa gelombang. Total kuota mahasiswa yang tersedia untuk setiap prodi adalah 60 mahasiswa.

Adapun detail untuk setiap jalur seleksi adalah sebagai berikut.

1. Seleksi Jalur Prestasi

Jika mendaftar jalur ini, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen berikut.

  • Surat rekomendasi kepala sekolah/madrasah sesuai format dari Poltek Nuklir
  • Scan rapor semester 1–5 untuk masa studi SMA/MA/SMK 3 tahun atau scan rapor semester 1–7 untuk masa studi SMK 4 tahun
  • Scan sertifikat bukti prestasi (jika ada)
  • Sertifikat kepengurusan organisasi (jika ada)
  • Sertifikat kompetesi (jika ada)
  • Dokumen motivasi yang berisi deskripsi diri, outline tujuan dan visi misi terkait rencana pekerjaan, penjelasan mengapa bidang yang dipilih bisa menunjang bidang kerja, serta kontribusi positif dan aktif yang menunjang program D4 dan bidang kerja
  • Pas foto formal background warna biru

2. Seleksi Jalur Ujian Tulis

Di jalur ini, peserta perlu mengumpulkan scan rapor untuk seleksi administrasi. Setelah itu, peserta akan menghadapi ujian TKD (CBT) dan TPA (daring). Jika lolos kedua tes tersebut, peserta akan menjalani tes tahap terakhir berupa wawancara (daring).

Jika ingin berkuliah di Poltek Nuklir Indonesia, kamu perlu menyiapkan diri sedini mungkin. Apalagi, Poltek Nuklir biasanya sudah membuka pendaftaran di akhir tahun, misalnya jalur Prestasi gelombang I tahun akademik 2026/2027 yang dibuka pada Desember 2025. Selain itu, kamu juga perlu menjaga nilai akademik karena kedua jenis jalur seleksi mensyaratkan scan rapor semester 1–5.

Kamu juga perlu belajar materi TKD dan TPA serta berlatih wawancara jika ingin mengikuti seleksi Ujian Tulis. Agar persiapanmu lebih mantap, kamu bisa mengikuti bimbel kedinasan seperti Indonesia College untuk mendapatkan bimbingan tes kedinasan yang lebih terarah.

Demikian penjelasan tentang 3 jurusan di Poltek Nuklir Indonesia beserta peluang kerja lulusan dan jalur seleksinya. Semoga membantu, ya! 

Indonesia College menyediakan layanan bimbingan belajar untuk kamu yang ingin lolos seleksi Kedinasan. Tersedia bimbingan belajar khusus kedinasan seperti: IPDNPOLTEKIMPOLTEKIPPKN STANSTIN,  POLSTAT STISSTMKGPOLTEK SSN, serta AKPOL & AKMIL.

Dapatkan informasi terkini kuliah kedinasan di blog bimbel-kedinasan.com. Cek juga laman lainnya milik kami di indonesiacollege.co.idindonesia-college.com dan bimbelkedokteran.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.