Pendaftaran Bintara TNI AD 2026 kembali dibuka bagi pria dan wanita yang ingin mengabdikan diri kepada negara melalui jalur militer. Proses seleksi tahun ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari pendaftaran online, validasi, hingga rangkaian tes yang bersifat ketat dan kompetitif. Dengan sistem kuota yang dapat ditutup sewaktu-waktu serta jadwal seleksi lanjutan yang baru diumumkan saat validasi, calon peserta dituntut untuk lebih sigap, teliti, dan mempersiapkan diri sejak awal agar tidak kehilangan kesempatan.
Jadwal Pendaftaran Bintara TNI AD 2026

Berdasarkan laman resmi TNI AD, pendaftaran Bintara TNI AD ini dibuka untuk program reguler pria dan reguler wanita. Jadwal pendaftarannya sebagai berikut:
1. Bintara TNI AD (Pria)
Pendaftaran:
- Online dibuka: 20 April 2026
- Validasi/daftar ulang: mulai 27 April 2026
- Penutupan: mengikuti kuota (bisa ditutup kapan saja)
Catatan penting:
- Disarankan rutin update informasi melalui media resmi (termasuk TikTok @panpustniad)
- Pendaftar yang terlambat validasi berisiko gugur meskipun sudah daftar online
2. Bintara Wanita TNI AD
Pendaftaran:
- Online dibuka: 27 April 2026
- Validasi: mulai 7 Mei 2026
- Penutupan: mengikuti kuota
Baca juga: Berapa Batas Umur Sekolah Kedinasan dan Minimal Tinggi Badannya?
Persyaratan Pendaftaran
Selain waktu pendaftarannya yang singkat, persyaratannya pun tergolong ketat dan menuntut kesiapan menyeluruh dari calon peserta. Berikut rincian persyaratan keduanya:
1. Persyaratan Bintara Pria TNI AD
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan pada 17 Juni 2026.
- Tidak memiliki catatan kriminal yang dibuktikan secara tertulis dari Kepolisian Republik Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
- Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
- Berijazah S1/D4/D3/D1 tanpa persyaratan nilai, atau lulusan SMA/MA/SMK sederajat dari sekolah negeri/swasta terakreditasi.
- Untuk lulusan SMA/MA/SMK, nilai rata-rata minimal:
- Lulusan 2017–2019: nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 37.
- Lulusan 2020: nilai rata-rata rapor Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 65.
- Lulusan 2021–2022: nilai rata-rata rapor Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 68.
- Lulusan 2023–2026: nilai rata-rata rapor Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 70.
- Khusus lulusan 2026, sementara dapat menggunakan SKL/Surat Keterangan Lulus.
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama sampai 2 tahun setelah selesai Dikma.
- Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun.
- Bersedia ditempatkan di seluruh kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah NKRI.
- Wajib mengikuti pemeriksaan/pengujian administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi.
- Memiliki surat persetujuan orang tua/wali.
- Jika ijazah berasal dari luar negeri atau lembaga di luar naungan Kemendikbud, wajib mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
- Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat dengan surat keterangan resmi.
- Bersedia mematuhi aturan bebas KKN selama proses seleksi maupun pendidikan.
- Memiliki kartu BPJS/KIS aktif.
- Wajib memiliki SKCK asli dari Polres/Polresta/Polrestabes.
- Dapat melampirkan sertifikat/piagam prestasi minimal tingkat nasional dengan kategori juara 1, 2, atau 3 sebagai nilai tambah.
Baca juga: Siap-Siap, Akan Ada 2 Sekolah Kedinasan Baru 2026! Lulus Jadi PNS?
2. Persyaratan Bintara Wanita TNI AD
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan pada 17 Juni 2026.
- Tidak memiliki catatan kriminal yang dibuktikan secara tertulis dari Kepolisian Republik Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
- Wanita, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
- Berijazah S1/D4/D3/D1 tanpa persyaratan nilai, atau lulusan SMA/MA/SMK sederajat dari sekolah negeri/swasta terakreditasi.
- Untuk lulusan SMA/MA/SMK, nilai rata-rata minimal:
- Lulusan 2021–2022: nilai rata-rata rapor Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 70.
- Lulusan 2023–2026: nilai rata-rata rapor Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 75.
- Khusus lulusan 2026, sementara dapat menggunakan SKL/Surat Keterangan Lulus.
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama sampai 2 tahun setelah selesai Dikma.
- Tinggi badan minimal 157 cm dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun.
- Bersedia ditempatkan di seluruh kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah NKRI.
- Wajib mengikuti pemeriksaan/pengujian administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi.
- Memiliki surat persetujuan orang tua/wali.
- Jika ijazah berasal dari luar negeri atau lembaga di luar naungan Kemendikbud, wajib mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
- Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat dengan surat keterangan resmi.
- Bersedia mematuhi aturan bebas KKN selama proses seleksi maupun pendidikan.
- Memiliki kartu BPJS/KIS aktif.
- Wajib memiliki SKCK asli dari Polres/Polresta/Polrestabes.
- Dapat melampirkan sertifikat/piagam prestasi minimal tingkat nasional dengan kategori juara 1, 2, atau 3 sebagai nilai tambah.
Tata Cara Pendaftaran Bintara TNI AD 2026
- Calon peserta melakukan pendaftaran online melalui website resmi rekrutmen TNI AD sesuai kategori pendaftaran:
- Bintara Pria TNI AD: melalui halaman https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad.
- Bintara Wanita TNI AD: melalui halaman https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/pengumuman/pra-registrasi/bintara-wanita-ad.
- Calon mengikuti seluruh petunjuk yang tersedia pada halaman pendaftaran online.
- Calon mengisi formulir online dengan data yang benar dan lengkap.
- Calon mengunggah dokumen yang diminta, seperti:
- Foto KTP
- Ijazah terakhir
- Akta lahir
- Setelah mengisi data, calon mencetak:
- Formulir daftar online
- Blanko dinas
- Blanko Rikmin
- Blanko riwayat hidup
- Calon datang ke Ajendam/Ajenrem dengan membawa formulir daftar online sesegera mungkin.
- Blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup dibawa untuk menerima penjelasan cara pengisian dari panitia.
- Saat datang ke Ajendam/Ajenrem, calon akan menjalani pemeriksaan awal berupa:
- Pengukuran tinggi badan
- Pengukuran berat badan
- Pemeriksaan tindik
- Pemeriksaan tato
- Calon yang tidak memenuhi syarat pada pemeriksaan awal dapat langsung dinyatakan gagal.
- Calon yang memenuhi syarat tinggi badan, berat badan, serta pemeriksaan tindik dan tato akan divalidasi melalui website rekrutmen.
- Setelah divalidasi, calon resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
- Jika mengalami kendala transportasi, akomodasi, atau belum memahami alur pendaftaran, calon dapat mendatangi Kodim/Koramil terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
- Setelah resmi terdaftar, calon akan menerima penjelasan dari panitia terkait cara pengisian:
- Blanko dinas
- Blanko Rikmin
- Blanko riwayat hidup
- Pemeriksaan Rikmin belum dilakukan pada tahap ini. Calon hanya menerima penjelasan pengisian blanko dan diminta melengkapi berkas administrasi untuk dibawa saat Rik/Uji tingkat Panda.
- Calon yang lulus daftar ulang atau validasi akan mendapat arahan terkait:
- Proses dan norma Rik/Uji
- Jadwal kegiatan seleksi berikutnya
- Ketentuan penempatan di seluruh kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah NKRI
- Prinsip seleksi yang jujur, objektif, adil, dan transparan
- Informasi bahwa seluruh proses pendaftaran sampai masuk pendidikan gratis dan tidak dipungut biaya
- Setelah menerima penjelasan, calon dapat kembali ke rumah masing-masing untuk melengkapi bahan administrasi.
- Panitia akan mendata nomor telepon calon untuk penyampaian jadwal seleksi tingkat Panda.
- Calon harus selalu siap apabila dihubungi panitia terkait jadwal seleksi.
- Calon wajib waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan biaya tertentu.
Karena kuota pendaftaran Bintara TNI AD 2026 terbatas dan bisa ditutup kapan saja, pantau terus laman resmi dan segera lakukan pendaftaran dan validasi. Informasi selengkapnya bisa klik di sini.
Indonesia College menyediakan layanan bimbingan belajar untuk kamu yang ingin lolos seleksi Kedinasan. Tersedia bimbingan belajar khusus kedinasan seperti: IPDN, POLTEKIM, POLTEKIP, PKN STAN, STIN, POLSTAT STIS, STMKG, POLTEK SSN, serta AKPOL & AKMIL.
Dapatkan informasi terkini kuliah kedinasan di blog bimbel-kedinasan.com. Cek juga laman lainnya milik kami di indonesiacollege.co.id, indonesia-college.com dan bimbelkedokteran.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.
